Pentingnya Menciptakan Budaya Inovasi di Perusahaan

0 80

Tidak ada kemajuan jika kita selalu mengerjakan sesuatu dengan cara yang sama. Dalam menjalankan organisasi kita memerlukan terobosan-terobasan baru yang kita sebut inovasi. Innovation: a new method, idea, product, etc. Inovasi dibutuhkan oleh mereka yang ingin tetap bertahan, berkembang dan terus tumbuh di era teknologi informasi yang berkembang sangat pesat, era dimana perubahan bisa terjadi begitu cepat, ambigu, sangat kompleks dan bisa terjadi tiba –tiba yang kita sebut dengan istilah VUCA, singkatan dari Volatile (bergejolak), Uncertain (tidak pasti),Complex (kompleks), dan Ambigue (tidak jelas).

Let’s Change Or Lose

nokiaDuring the press conference to announce NOKIA being acquired by Microsoft, Nokia CEO ended his speech saying this “we didn’t do anything wrong, but somehow, we lost”. Upon saying that, all his management team, himself included, teared sadly. ” Kami tak melakukan kesalahan apa-apa, tapi bagaimana kami bisa kalah.” Itu kata-kata terakhir dari CEO Nokia, Stephen Elop setelah mengumumkan perusahaan raksasa ponsel itu dibeli oleh Microsoft dengan harga 7,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 79 triliun.

Nokia, salah satu raja pembuat ponsel sebelumnya tidak menyangka mereka akan lumpuh dalam waktu yang sangat singkat. Namun apa yang menyebabkan Nokia lumpuh dengan begitu parah sekali. Mereka memang tidak membuat kesalahan. Tapi kekeliruan mereka adalah terlalu nyaman sehingga lupa untuk berubah seiring dengan tren masa kini. Akibatnya, perusahaan mereka dipangkas oleh pesaing dengan begitu cepat sekali.

Ketika perusahaan produsen ponsel lain sedang sibuk mengeluarkan ponsel Android yang baru, Nokia masih nyaman dengan ponsel-ponsel Symbian mereka. Dan akhirnya mereka yang jadi pecundang. Coba bayangkan apa akan terjadi jika Nokia dengan segera mengeluarkan ponsel Android ketika sistem operasi buatan Google itu booming? Tentu perusahaan mereka masih hidup hingga sekarang, dan mungkin makin bertambah perkasa.

Satu pelajaran paling penting dalam kisah kejatuhan Nokia ini adalah: ” Jika Anda tidak berubah seiring dengan perkembangan waktu, Anda akan keluar dari kompetisi.” Kisah kejatuhan Nokia ini patut dijadikan pelajaran, tidak hanya untuk perusahaan-perusahaan di luar sana, bahkan untuk individu sendiri.

Tetapi berubah tidak selalu berarti meniru cara orang lain berubah. Kita mungkin dapat menciptakan cara kita sendiri yang sesuai dengan situasi sekeliling, asalkan kita tidak berada di jalur lama.

Menciptakan Budaya Inovasi di Perusahaan

Innovation rescueSetidaknya ada 3 hal yang perlu dilakukan agar aura inovasi terasa di perusahaan Anda. Pertama, tumbuhkan 5 keahlian dasar inovasi yaitu associating, observing, experimenting, questioning dan networking. Setiap orang dibiasakan untuk associating (menghubungkan satu ide dengan ide lain untuk menghasilkan ide baru yang hebat).

Selain itu, kebiasaan mengamati dan melakukan ujicoba harus diberi ruang yang luas. Kebiasaan bertanya menjadi hal yang biasa, tanpa dilabeli “kepo,” cerewet dan label negatif lainnya. Dorong semua karyawan untuk memiliki jaringan yang luas dan aktif di berbagai komunitas agar ide-ide yang berbeda, unik dan baru terbiasa ada di dalam pikiran semua orang.

Kedua, selalu berpikir kedepan. Terlalu bangga dengan keberhasilan dimasa lalu dan hari ini akan mematikan kreativitas dan sulit memunculkan inovasi. Marshall Goldsmith pernah berpesan “What got you here, won’t got you there…” Sembari terus menerus melakukan yang terbaik kita perlu membiasakan diri bertanya “apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun yang akan datang ya? Terobosan apa yang perlu kita lakukan untuk mengantisipasi kejadian tersebut?”

Ketiga, syukuri dan rayakan. Setiap inovasi pasti ada peluang berhasil dan peluang gagal. Rayakan setiap keberhasilan sebagai bentuk rasa syukur kita. Jangan lupa rayakan pula setiap kegagalan sebagai komitmen bahwa kita tetap bersabar dan akan terus berinovasi. Tidak kapok, tidak mau berhenti dan terus berinovasi.

Teruslah berinovasi atau Anda terlempar dari kompetisi. Pastikan, lingkungan kerja Anda penuh dengan aura inovasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.